Saturday, January 23, 2016

Bakpao Isi Kacang Hijau


Penggemar bakpao siapa ya?? Kalo suka makan bakpao, kenapa ga coba buat sendiri? Gampang lho...asalkan mengikuti step-step sesuai resep. Kalo belum sanggup nguleni banyak, bikin 1/2 resep aja dulu... Sst... resep ini juga tersedia di Cookpad ya. Cekidoot!

Friday, January 8, 2016

Stim Halia Siakap

Akhir Desember lalu saya dan suami sempat melawat ke Pulau Penang, Malaysia. Kami sempatkan untuk wisata kuliner juga. Kuliner di sana banyaknya berupa masakan India dan China. Tak heran di jalan-jalan yang kami lewati banyak sekali tempat makan yang menyediakan masakan tersebut. Tapi harap berhati-hati memilih tempat makan. Pilihlah yang menyediakan makanan halal. Dapat dicirikan dari pelayannya, kalau perempuan mengenakan kerudung atau hiasan di dalam tempat itu seperti kaligrafi atau ornamen seperti masjid. Untungnya kami selama di sana dipandu oleh beberapa teman dari Univ Sains Malaysia (USM) sehingga mereka memilihkan tempat makan yang halal.

Dari sekian banyak makanan yang kami cicipi, saya terkesan dengan olahan saefood, steam (stim) halia siakap. Rasanya gurih sedap. Siakap kita kenal dengan nama ikan kakap di Indonesia. Halia adalah jahe. Jadi masakan ini berupa ikan kakap dikukus dengan irisan jahe dan bumbu lainnya. Menurut saya mirip seperti masakan sup gurame. Hanya saja steam halia ini dominan rasa jahe sehingga kuahnya hangat-hangat seperti air jahe. Untuk ikannya ada beberapa pilihan seperti kerapu, bawal dan ikan laut lainnya. Berdasasrkan rekomendasi dari teman-teman yang memandu, kami memilih ikan siakap karena paling sedap dimasak seperti ini..

Bila anda berkunjung ke Penang (kota lainnya di Malaysia), masakan stim halia ini bisa dijadikan pilihan menu bila jenuh atau kurang suka dengan masakan India yang banyak rempah.

Friday, December 11, 2015

Frozen Brownies


Sebenarnya frozen brownies ini hasil modifikasi resepnya mbak Ricke - Ordinary Kitchen. Pertama kali nyicip cake ini waktu mengikuti baking class di Daejeon pada Februari lalu. Rasanya enak, tidak terlalu manis dan moist seperti brownies kukus. Saat mencoba mempraktekkan sendiri, saya terpikir untuk menambahkan cooking coklat seperti resep brownies kukus ala Amanda. Saya modif deh resepnya mbak Ricke.

Cake yang dikukus cenderung lebih lembab (moist) sehingga tidak tahan lama walaupun sudah disimpan di dalam kulkas. Cepat berjamur. Nah untuk mensiasatinya saya potong kecil-kecil, kurang lebih seukuran ibu jari, dibungkus dengan allue foil lalu disimpan di dalam freezer. Jadi deh frozen brownies. Kalau mau dimakan, tinggal keluarkan secukupnya saja.

Frozen brownies ini rasanya hampir seperti coklat dingin tapi lebih empuk karena asalnya kan cake coklat. Yummy!

Oh iya, resep ini recommended banget deh buat yang belum atau ga punya mixer. Telurnya dikocok dengan garpu. Pokoknya gampang banget deh. Mariii dicoba ;)

Bahan :
100 gr terigu serba guna
50 gr coklat bubuk
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt baking soda
100 gr margarin
100 gr minyak goreng
180 gr gula pasir
150 ml susu cair

50 gr cooking chocolate dicincang kasar


2 butir telur dikocok lepas
1 sdt vanili

Cara membuat :
1. Campur terigu, coklat bubuk, baking powder dan baking soda. Ayak lalu sisihkan.
2. Panaskan dalam panci, margarin, minyak goreng, gula pasir, susu cair sampai gula larut dengan api sedang. Matikan api. Masukkan coklat cincang, aduk terus hingga semua coklat leleh. Diamkan hingga dingin.
3. Campurkan adonan margarin ke dalam kocokan telur. Tambahkan vanili. Aduk rata dengan whisker atau sendok kayu.
4. Tambahkan terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
5. Panaskan kukusan hingga beruap banyak, Alasi tutupnya dengan serbet, bila perlu. Siapkan loyang tulban diameter 20 cm atau loyang bulat/persegi 18 cm. Olesi margarin dan taburi terigu atau alasi dengan kertas roti.
6. Tuang adonan ke dalam loyang. Kukus selama 40 menit atau sampai dites dengan tusuk gigi tidak ada yang nempel. Diamkan sampai dingin.
7. Keluarkan dari loyang. Potong sesuai selera, bungkus dengan allue foil lalu simpan di dalam freezer.

Wednesday, December 9, 2015

Cabang Baru

Halooo.... pembaca setia Dapur Mungil. Seakarang kami buka cabang di Dapur Mungil by Shinta - Cookpad lho... Baru 1 postingan, hehehe...

Kenapa buka cabang? Karena beberapa resep dari Dapur Mungil ini sudah dicoba (recook) oleh banyak orang. Sehingga kami ingin mengakomodir teman-teman yang sudah mencobanya. Mungkin hasilnya sempat didokumentasikan, jadi silahkan berbagi di Cookpad. Tinggal daftar akun dan posting di menu "RECOOK".

Menu antara dapur ini dan cabang di Cookpad, akan diusahakan selalu sama. Jadi ga perlu bingung mau mampir ke dapur yang mana ya?!

Terima kasih yang tak terhingga untuk teman-teman yang selalu setia mengunjungi dapur ini. Nantikan terus postingan berikutnya ya. See you!